HTML


Senin, 12 Januari 2015

V-Class Postest

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebut dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tsb

1. Prepare a project plan merupakan perncanaan proyek untuk tinjauan keamanan. meliputi;
a. Tujuan Review
b. Ruang Lingkup (Scope) Review
c. Tugas yang harus dipenuhi
d. Organisasi dari Tim Proyek
e. Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
f. Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas

2. identify assets atau identifikasi kekayaan, meliputi beberapa kategori asset, yaitu;
a. Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
b. Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer,
communication lines, concentrator, terminal)
c. Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack)
d. Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans,
insurance policies, contracts)
e. Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
f. Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files)
g. Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory)
h. Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software,
Spreadsheets)

3. value assets atau penilaian kekayaan. Parker
merupakan cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset.
4. identity threats atau identifikasi ancaman-ancaman,
Sumber ancaman External :
1. Nature / Acts of God
2. H/W Suppliers
3. S/W Suppliers
4. Contractors
5. Other Resource Suppliers
6. Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through
fair or unfair competition)
7. Debt and Equity Holders
8. Unions (strikes, sabotage,harassment)
9. Governments
10. Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
11. Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)
Sumber ancaman Internal :
1. Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup.
2. Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase,
extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
3. Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.
5. assess likehood or threats atau penilaian kemungkinan ancaman.
6. analysize exposure.
Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
1. Identification of the controls in place
2. Assessment of the reliability of the controls in place
3. Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
4. Assess the resulting loss if the threat is successful
7. Ajust Contols
8. Prepare Security Report

PRETEST V CLASS

PRESTEST : Untuk mengamankan sustu Sistem Informasi menurut anda apa saja yang perlu dilindungi?


Aset Sistem Informasi yang harus di lindungi melalui sistem keamanan dapat
diklasifikasikan menjadi 2 yaitu :
1. Aset Fisik, meliputi :
a. Personnel
b. Hardware (termasuk media penyimpanan, dan periperalnya)
c. Fasilitas
d. Dokumentasi dan
e. Supplies

2. Aset Logika
a. Data / Informasi dan
b. Sofware (Sistem dan Aplikasi)

Pentingnya keamanan sangat mempengaruhi  untuk suatu sistem informasi di era globalisasi pada sebuah organisasi atau perusahaan untuk menjaga fasilitas  terpenting perusahaan. Pada dasarnya fasilitas dan asset perusahaan yang ingin dijaga adalah berkaitan dengan lima komponen dasar sistem informasi yaitu perangkat keras, perangkat lunak, pengguna, data dan prosedur.

Empat karakteristik dasar yang dapat diketahui apabila perusahaan ingin menerapkan solusi pengamanan sistem informasi di perusahaan :
1.    Perusahaan yang bersangkutan harus memiliki sebuah sistem komputerisasi yang harus dilindungi seperti misalnya mempunyai komputer diperusahaannya, memiliki jaringan komputer ( local area network ) atau jaringan yang lebih luas lagi ataupun internet yang pada kenyataannya digunakan untuk kegiatan bisnis perusahaan.


2.    Perusahaan yang dimaksud harus memiliki sebuah divisi teknologi informasi yang menangani berbagai kegiatan penunjang untuk berbagai aplikasi bisnis perusahaan di bidang teknologi. Divisi teknologi diperusahaan bisaanya disebut dengan EDP (Entry Data Processing ). Kejahatan komputer dapat dilakukan dan berawal dari bagian ini , seperti dikatakan oleh Thomas porter dalam bukunya “ Elektronik Data Processing ( EDP ) control and auditing “ ( Porter ,1974 ), beliau mengatakan bahwa kejahatan yang berhubungan dengan personal terutama dalam perusahaan dapat dikategorikan dalam komputer abuse ( penyalahgunaan komputer ) , computer crime ( kejahatan komputer ) dan computer related crime ( kejahatan yang berhubungan dengan komputer ).

3.    Mempunyai data, informasi dan sistem jaringan yang berharga yang layak untuk di jaga, dan dapat menyebabkan kerugian yang besar apabila data, informasi dan sistem jaringan tersebut dapat keluar dari perusahaan atau dapat menyebabkan perusahaan tidak dapat beroperasi. Karakteristik ini sangat berhubungan dengan materi risk manajemen. Pihak peruhaan dapat menghitung kerugian material ataupun non material yang disebabkan kejahatan dari sisi teknologi ini sehingga dapat diketahui apakah sudah layak mereka mengimplementasikan pengamanan sistem informasi dalam setiap kegiatan bisnis mereka.

4.    Karakteristik berikutnya adalah perusahaan yang bersangkutan belum mempunyai kebijakan mengenai tata kelola teknologi informasi terutama yang berkaitan dengan kebijakan tentang pengelolaan keamanan sistem informasi (Information technology security policy). Atau mereka sudah menerapkan beberapa prosedur kebijakan tentang keamanan sistem informasi namun belum mengikuti standarisasi dari beberapa organisasi standar yang ada ( akan dipelajari lebih lanjut pada bab selanjutnya ).

Empat tipe keamanan komputer berdasarkan lubang keamanannya menurut David Icove :
1.    Keamanan yang bersifat fisik ( physical security )
Termasuk akses orang ke gedung, peralatan, atau media yang digunakan. Beberapa contoh kejahatan jenis ini adalah sebagai berikut :
a. Berkas-berkas dokumen yang telah dibuang ke tempat sampah yang mungkin memuat informasi password dan username.
b. Pencurian komputer dan laptop
c. Serangan yang disebut dengan DDos Attack / denial of service
d. Pemutusan jalur listrik sehingga tidak berfungsi secara fisik.
e. Pembajakan pesawat pada saat tragedy world trade centre.

2.    Keamanan yang berhubungan dengan orang ( personal security ).
Tipe keamanan jenis ini termasuk kepada identifikasi, profile resiko dari pekerja di sebuah perusahaan. Dalam dunia keamanan informasi salah satu factor terlemah adalah dari tipe jenis ini. Hal ini disebabkan manusia bukanlah mesin sehingga kadangkala pekerjaannya tidak terstruktur dan dapat di kelabui. Kejahatan jenis ini sering menggunakan metode yang disebut dengan social engineering .

3.    Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (Communication security).
Tipe keamanan jenis ini banyak menggunakan kelemahan yang ada pada perangkat lunak, baik perangkat lunak aplikasi ataupun perangkat lunak yang diugunakan dalam mengelola sebuah database.

4.    Keamanan dalam operasi ( management security )

Kebijakan atau policy adalah hal terpenting yang harus di perhatikan sebuah perusahaan dalam memelihara asset teknologi dan bisnis mereka apabila ingin aman dari serangan hacker. Kebijakan digunakan untuk mengelola sistem keamanan , prosedur sebelum maupun setelah serangan terjadi, mempelajari manajemen resiko seperti dampak dan akibat dari sebuah serangan.Banyak perusahaan terutama di Indonesia tidak memiliki standard prosedur bagi keamanan sistem informasi. Untuk itu beberapa bagian dari buku ini akan banyak membahas tentang implementasi dari standard pelaksanaan keamanan sistem informasi bagi perusahaan yang diambil dari ISO 27001.

Aset: Perlindungan aset merupakan hal yang penting dan merupakan langkah awal dari berbagai implementasi keamanan komputer.Contohnya: ketika mendesain sebauah website e-commerce yang perlu dipikirkan adalah keamanan konsumen. Konsumen merupakan aset yang penting, seperti pengamanan naman alamat ataupun nomor kartu kredit.

Analisi Resiko: adalah tentang identifikasi akan resiko yang mungkin terjadi, sebuah even yang potensial yang bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.

Perlindungan: Kita dapat melindungi jaringan internet dengan pengaturan Internet Firewall yaitu suatu akses yang mengendalikan jaringan internet dan menempatkan web dan FTP server pada suatu server yang sudah dilindungi oleh firewall.

Alat: alat atau tool yang digunakan pada suatu komputer merupakan peran penting dalam hal keamanan karena tool yang digunakan harus benar-benar aman.


Prioritas: Jika keamanan jaringan merupakan suatu prioritas, maka suatu organisasi harus membayar harga baik dari segi material maupun non material. Suatu jaringan komputer pada tahap awal harus diamankan dengan firewall atau lainnya yang mendukung suatu sistem keamanan.

Jumat, 26 Desember 2014

Penerapan E-Government Di Lingkungan Sekitar

Penerapan E-Government Di Lingkungan Sekitar

        E-government merupakan teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan pada pemerintahan untuk menyediakan layanan publik, meningkatkan efektivitas manajerial, serta mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan informasi yang membantu perkembangan masyarakat.Konsep Penerapan e-government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Selain itu, melalui pengembangan e-government, dilakukan penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan dalam pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan  teknologi informasi.

Penerapan e-government mempunyai 2 bagian kelompok yaitu:

  • Pengolahan data, pengelolaan informasi, sistem manajemen dan proses kerja secara     elektronis yang mendukung proses-proses internal pemerintahan.
  • Online services, yaitu pemanfaatan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat di seluruh wilayah negara.

          Di lingkungan tempat tinggal saya penerapan E-Government sudah dilaksanakan. Dengan adanya E-KTP Pemerintah sudah mau mulai E-Government yang telah dilakukan oleh negara-negara lain. Tetapi masih banyak didaerah indonesia masih kurang tentang informasi E-Government, bahkan masih banyak juga yang tidak tahu apa itu E-Government. Tetapi penduduk disekitar lingkungan saya sudah mengerti bagaimana cara mengimplementasikan E-Goverment yang sudah mulai berkembang. Dengan ini didaerah saya sudah sangat meningkat dengan adanya E-Goverment yang tepat.

JCP (JAVA COMMUNITY PROSES)

JCP kepanjangan dari Java Community Process, JCP (Java Community Process) didirikan pada tahun 1998, merupakan sebuah proses formal yang memungkinkan pihak-pihak yang tertarik untuk terlibat dalam definisi versi dan fitur dari platform Java. ini adalah sekilas pengertian dari JCP.

JCP juga  melibatkan penggunaan Spesifikasi Jawa Permintaan (JSRs). dokumen formal yang menggambarkan spesifikasi dan teknologi yang diusulkan untuk menambah platform Java. Publik formal review dari JSRs akan muncul sebelum JSR final dan Komite Eksekutif JCP suara di atasnya. JSR terakhir yang menyediakan implementasi referensi yang merupakan implementasi bebas teknologi dalam bentuk kode sumber dan Teknologi Kompatibilitas Kit untuk memverifikasi spesifikasi API.

Sebuah JSR menggambarkan JCP itu sendiri. Seperti tahun 2009, JSR 215 menggambarkan versi sekarang (2.7) dari JCP.
Sebagai sebuah platform, JAVA terdiri atas 2 bagian utama, yaitu :
  • Java Virtual Machine (JVM)
Java Virtual Machine adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Dengan kata lain JVM adalah sebagai perantara antara program yang akan dijalankan dan sistem operasi yang sedang digunakan.
  • Java Application Programming Interface (JAVA API)
Java API merupakan komponen-komponen dan kelas JAVA yang sudah jadi, yang memiliki berbagai kemampuan. Kemampuan untuk menangani objek, string, angka, dsb.  Java API terdiri dari tiga bagian utama:
  1. Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan.
  2. Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi serverdengan mendukung untuk basis data.
  3. Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.
Pada saat ini teknologi java semakin berkembang, Sun Microsystem memperkenalkan Java versi 1.2 atau lebih dikenal dengan nama Java 2 yang terdiri atas JDK dan JRE versi 1.2. Pada Java 2 ini, java dibagi menjadi 3 kategori:
  • Java 2 Standart Edition (J2SE)
Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Java pada level PC (Personal Computer)
  • Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Java pada lingkungan entriprise dengan menambahkan fungsionalitas-fungsionalitas java semacam EJB (Enterprise Java Bean), Java CORBA, Servlet dan JSP serta Java XML (Extensible Markup Language)
  • Java 2 Micro Edition (J2ME)
Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi java pada handled devices atau perangkat-perangkat semacam handphone, Palm,PDA, dan Pocket PC. J2ME dirancang untuk dapat menjalankan program Java pada perangkat-perangkat semacam handphone dan PDA, yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan sebuah komputer biasa, misalnya kecilnya jumlah memori pada handphone dan PDA. J2ME terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut Java Virtual Machine (JVM) dan Java API (Application Programming Interface) serta Tools lain untuk pengembangan aplikasi Java semacam emulator Java Phone dan emulator Motorolla. Dalam J2ME dibagi menjadi dua bagian yang dikenal dengan istilah configurationdan profile.
PROSES KOMUNITAS JAVA (JAVA COMMUNITY PROCESS (JCP)
Setelah pembahasan mengenai jenis platform dan perkembangan yang ada pada JAVA. sekarang saya akan memcoba memberikan informasi tentang siapa yang mengembangkan kedua platform JAVA tersebut.
Platform yang ada pada JAVA dikembangkan oleh yang namanya Java Community Process (JCP). JCP didirikan pada tahun 1998, merupakan suatu proses formal yang memungkinkan pihak-pihak yang tertarik untuk terlibat dalam mengembangkan versi dan fitur dari platform JAVA tersebut. Di dalam JCP  terdapat yang namanya Java Specification Request’s atau JSRs. JSRs adalah kumpulan dokumen formal yang menggambarkan spesifikasi dan teknologi yang diusulkan oleh orang-orang yang terlibat dalam JCP untuk melakukan penambahan fitur-fitur yang terdapat pada platform JAVA tersebut.
Pada Spesifikasi untuk J2SE, J2EE dan J2ME perkembangannya dibawah pengawasan Java Community Process (JCP). Spesifikasi yang dihasilkan adalah Java Specification Request (JSR). JCP terdiri dari para ahli dari berbagai perusahaan yang tergabung untuk membentuk Spesification. JSR ini melalui beberapa tahap pada JCP sebelum selesai. Setiap JSR diberi nomor

Sumber: 

Selasa, 04 November 2014

Review TANTANGAN BISNIS DALAM E-COMMERCE DI INDONESIA PADA ERA INFORMASI

Review Jurnal : TANTANGAN BISNIS DALAM E-COMMERCE DI INDONESIA PADA ERA INFORMASI

PENDAHULUAN
Faktor pemicu utama perubahan dalam era informasi adalah teknologi informasi dan pemasaran. Oleh karena itu revolusi informasi ini bisa pula disebut revolusi industri berbasis pengetahuan. Salah satu karakteristik utama era informasi dalam perubahan adalah bisnis elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah e-business  atau  e-commerce.
E-commerce merupakan aktivitas perdagangan yang dilakukan secara interaktif melalui internet yang memungkinkan berbagai pihak bertransaksi tanpa harus saling bertemu dan bertatap muka. Pesatnya perkembangan e-commerce pada gilirannya membawa perubahan dalam cara perusahaan membeli dan menjual barang, jasa dan informasi. Kegiatan melayani pesanan produk melalui internet dapat dikategorikan sudah menjadi pemasar global yang menjalankan  e-commerce.
PEMBAHASAN
Perkembangan Pengguna Internet
Menurut Data statistik yang dikeluarkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terhadap jumlah pelanggan dan pemakai internet di Indonesia adalah: Tahun 2006 ada 1.700.000 pelanggan dan 20.000.000 pemakai, Tahun 2007 ada 2.000.000 pelanggan dan 25.000.000 pemakai. Selain itu, pengguna internet yang telah lama menggunakan internet pun belum tentu pernah bertransaksi melalui internet karena masalah kebiasaan atau belum yakin akan keamanannya.
Pergeseran Paradigma Bisnis
Menurut para pakar bahwa kehadiran virtual marketspace tidak bakal mematikan traditional marketplace karena keduanya lebih bersifat komplementer dan melayani kebutuhan segmen pasar yang berlainan. Kemajuan teknologi informasi menghadirkan perubahan pada perilaku konsumen dan paradigma pemasaran konvensional, di satu sisi konsumen semakin cerdas, canggih dan cerewet. Tuntutan mereka semakin kompleks dan meliputi kombinasi antara produk berkualitas, harga yang fair fleksibilitas, kecepatan, pengalaman yang menyenangkan, layanan ekstra, pengembangan gagasan hingga produk yang dipasarkan.
Konsekuensi dari perubahan perilaku konsumen akibat perkembangan teknologi informasi adalah bahwa segmentasi tradisional berdasarkan aspek demografis, geografis, behavioral, dan psikografis tidak lagi memadai. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Biro Riset Forrester Research Inc. Terhadap 131.000 konsumen merumuskan teknik segmentasi baru yang dinamakan teknografis berfokus pada motivasi, hasrat, dan kemampuan konsumen berinvestasi dalam produk-produk teknologi.


Perkembangan E-commerce di Indonesia tentu harus didukung juga oleh adanya peraturan yang dapat melindungi konsumen dari kerugian yang disebabkan penipuan, credit card fraud, dan berbagai potensi kerugian lainnya.  Dengan demikian  konsumen dapat berbelanja online secara aman dan nyaman.

Dampak E-commerce
E-commerce berdampak besar pada bisnis yang dibedakan dalam tiga kategori yaitu :
Menyempurnakan  direct marketing  yang secara tradisional berbasis mail order (katalog) dan  telemarketing.
Mentransformasi organisasi : mengubah karakteristik pekerjaan, karir dan kompensasi.
Meredefinisi organisasi : memunculkan model bisnis baru yang berbasis jasa onlline di  marketspace.
Manfaat Kepuasan Konsumen dalam E-commerce
Di Indonesia calon konsumen melalui E-commerce masih memiliki keragu raguaan (skeptis) untuk melakukan transaksi di jaringan toko on-line atau took maya (Shop on-line) ini. Keraguan ini dapat disebabkan adalah :

Masalah Kepercayaan
Masalah Pembayaran
Masalah Info produk
Mayoritas konsumen di Indonesia masih merasa lebih aman serta nyaman dalam bertransaksi yang dilakukan dengan cara interaksi dua arah secara langsung.
Penyajian informasi yang baik akan menghindari terjadinya information asymmetry yang seringkali dimanfaatkan pihak lain untuk melakukan kejahatan di internet (cybercrime). Melalui komunikasi yang baik, konsumen merasa mendapat jaminan keamanan dalam bertransaksi sehingga partisipasinya dalam e-commerce menjadi meningkat. Hanya pelanggan yang memiliki kepercayaan yang akan berani melakukan transaksi melalui media internet. Tanpa ada kepercayaan dari pelanggan, mustahil transaksi e-commerce akan terjadi.





KESIMPULAN


E-Commerce merupakan kebutuhan esensial saat ini dalam dunia bisnis global, dan sebagai penunjang dalam pengembangan pasar, meningkatkan efisiensi, dapat menekan biaya, serta memberikan akses yang lebih luas bagi partner dan pelanggan perusahaan Anda. Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.

Perkembangan Tehnologi Televisi

Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara. Kata "televisi" merupakan gabungan dari kata tele ("jauh") dari bahasa Yunani dan visio ("penglihatan") dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai “alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual/penglihatan.” (Wikipedia)

Televisi sudah menjadi barang yang wajib dimiliki, Setiap kalangan sampai ke pelosok negeri telah mengenal media yang satu ini karena memiliki jangkauan yang luas. Fungsi dari Televisi juga sangat beragam, seperti sumber informasi, kontrol sosial, media edukasi, sampai media hiburan.

Perkembangan Televisi pun sangat pesat. Teknologi yang digunakan pada televisi saat ini berbeda jauh dengan televisi saat pertama kali ditemukan, meskipun memiliki metode dasar yang sama. Berikut ini adalah perkembangan televisi dari masa ke masa.

Setelah perang dunia ke-2 berakhir di tahun 1940-an, Televisi mengambil alih perhatian lebih banyak dibandingkan dengan radio.

Di akhir tahun 1950, Sebagian besar orang memiliki Televisi yang kebanyakan masih menggunakan televisi hitam putih meskipun pada saat itu televisi berwarna sudah ada.


Pada Tahun 1967 semakin populernya televisi sehingga sudah ada banyak siaran TV berwarna.


Tahun 1970-an Televisi semakin berkembang dengan diperkenalkannya teknologi VCR (Video Cassette Recorder). Teknologi ini memungkinkan untuk merekam siaran televisi untuk pertama kalinya.


Pada tahun 1980-an Televisi kabel (TV Cable) semakin populer dan menyebar dengan cepat.


Pada tahun 1996 sudah ada 1 juta televisi yang tersebar di seluruh dunia.


Sudah banyak pilihan televisi pada tahun 1990-an yang sangat beragam. Televisi yang menggunakan teknologi CRT (Cathode-Ray Tubes) untuk menampilkan gambar di layar adalah televisi yang paling banyak ditemukan.


Kemudian TV Rear Projection CRT memungkinkan televisi dibuat dalam ukuran yang lebih besar dengan menggabungkan proyektor dan layar kedalam satu kotak yang nantinya proektor akan memproyeksikan gambar ke bagian belakang layar.


Televisi plasma pertama kali dipasarkan pada tahun 1997. Dengan bentuknya yang ramping membuat televisi ini menjadi sangat populer saat itu.



TV Rear-Projection LCoS juga tersedia di pasaran. TV ini mengirimkan cahaya langsung melalui rangkaian polarizer (sejenis cahaya filter yang digunakan untuk mengatur gelombang cahaya ke jalur tunggal untuk refleksi) sebelum diperbesar dan diproyeksikan ke layar. Meskipun kualitas gambarnya sangat baik, tetapi harga dari TV jenis ini sangat mahal.



TC LCD juga ikut berkompetisi pada tahun akhir 1990-an. TV jenis ini memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan dengan TV plasma dan juga lebih hemat energi.


Pada tahun 1998, HDTV mulai diluncurkan. TV jenis ini dapat menghasilkan gambar dan suara yang sangat jernih.


Pada tahun 1999, diluncurkan DVR (Digital Video Recorder) diluncurka untuk pertama kalinya. DVR memungkinkan untuk merekam siaran televisi ke dalam hard drive.



TV LED berbasis DLP HDTV pertama di produksi pada tahun 2006. Teknologi DLP menggunakan cermin yang terbuat dari aluminium untuk memantulkan cahaya dan menghasilkan gambar. TV ini lebih murah dibandingkan dengan TV plasma ataupun TV LCD.



Kemudian TV Plasma tersedia dengan kualitas HD (High Definition). Salah satunya TV Plasma dengan ukuran layar 150 inch



Pada tahun 2007, Apple meluncurkan Apple TV. TV ini dapat dihubungkan dengan iTunes, Program televisi, Film, Video Youtube dan masih banyak lagi.



Kemudian Microsoft inc. memberikan pilihan Windows XP Media Center Edition yang dapat digunakan untuk mengirimkan video, musik dan foto dari komputer ke TV.



Bahkan TV juga dapat masuk ke dalam video game, Seperti Xbox 360. Dengan menggunakan Netflix memungkinkan streaming video dan acara TV favorit dari Xbox 360.



Dan yang paling baru saat ini adalah TV dengan teknologi 3D. TV 3D menjadi sangat populer saat ini karena selain dapat menghasilkan gambar yang sangat jernih TV jenis ini juga dapat menampilkan gambar 3 dimensi sehingga seolah olah gambar yang dihasilkan nyata dan berada tepat didepan penontonnya. 

Itulah perkembangan televisi dari masa ke masa. Jika melihat beberapa dekade ka belakang Perkembanga televisi sangat terasa dari pertama kali ditemukannya hingga sekarang. Seperti apa Televisi pada 10 atau 20 tahun mendatang? kita lihat saja perkembangannya karena teknologi televisi akan selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Perkembangan Tehnologi perangkat lunak ANTI VIRUS

Perkembangan Anti Virus Komputer
Dasawarsa ini virus telah menjadi momok yang menakutkan bagi para pengguna komputer rumahan (Home PC) maupun perusahaan yang telah menerapkan sistem terkomputerisasi. Virus sebagai program yang didesain untuk tujuan jahat dapat merusak bagian-bagian tertentu dari komputer, bahkan yang paling merugikan adalah dapat merusak data-data penting dari suatu perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut maka diciptakanlah sebuah piranti lunak untuk melawannya yang biasa disebut anti virus. Sejarah mencatat bahwa perkembangan anti virus selalu lebih lambat dari virus itu sendiri.
 Walau virus ditemukan pertama kali pada dekade tahun 1970 an, namun banyak kalangan yang masih belum yakin akan gangguan tersebut. Baru pada tahun 1986 atau 1987 kata virus mulai dikenal secara luas setelah dipopulerkan oleh Ralf Bunner dalam sebuah bukunya. Sebagai respon dari semakin pesatnya perkembangan dari virus maka pada tahun 1988 muncul program virus untuk pertama kalinya yang dapat mengatasi gangguan virus Brain yang menyerang sistem MS DOS kala itu.
Perkembangan program antivirus dapat diperiode menjadi empat generasi, yaitu :
Generasi pertama : sekedar scanner sederhana. Antivirus menscan program untuk menemukan penanda (signature) virus. Walaupun virus mungkin berisi karakter-karakter varian, tapi secara esensi mempunyai struktur dan pola bit yang sama di semua kopiannya. Teknis ini terbatas untuk deteksi virus-virus yang telah dikenal. Tipe lain antivirus generasi pertama adalah mengelola rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang program.
Generasi kedua : scanner yang pintar (heuristic scanner). Antivirus menscan tidak bergantung pada penanda spesifik. Antivirus menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic rules) untuk mencari kemungkinan infeksi virus.Teknik yang dipakai misalnya mencari fragmen- fragmen kode yang sering merupakan bagian virus. Contohnya, antivirus mencari awal loop enkripsi yang digunakan polymorphic virus dan menemukan kunci enkripsi. Begitu kunci ditemukan, antivirus dapat mendeskripsi virus untuk identifikasi dan kemudian menghilangkan infeksi virus. Teknik ini adalah pemeriksanaan integritas. Checksum dapat ditambahkan di tiap program. Jika virus menginfeksi program tanpa mengubah checksum, maka pemeriksaan integritas akan menemukan perubahan itu. Untuk menanggulangi virus canggih yang mampu mengubah checksum saat menginfeksi program, fungsi hash terenkripsi digunakan. Kunci enkripsi disimpan secara terpisah dari program sehingga program tidak dapat menghasilkan kode hash baru dan mengenkripsinya. Dengan menggunakan fungsi hash bukan checksum sederhana maka mencegah virus menyesuaikan program yang menghasilkan kode hash yang sama seperti sebelumnya.
Generasi ketiga : jebakan-jebakan aktivitas (activity trap). Program antivirus merupakan program yang menetap di memori (memory resident program). Program ini mengidentifikasi virus melalui aksi- aksinya bukan dari struktur program yang diinfeksi. Dengan antivirus semacam in tak perlu mengembangkan penanda-penanda dan aturan-aturan pintar untuk beragam virus yang sangat banyak. Dengan cara ini yang diperlukan adalah mengidentifikasi kumpulan instruksi yang berjumlah sedikit yang mengidentifikasi adanya usaha infeksi. Kalau muncul kejadian ini, program antivirus segera mengintervensi.
Generasi keempat : proteksi penuh (full featured protection). Antivirus generasi ini menggunakan beragam teknik antivirus secara bersamaan. Teknik-teknik ini meliputi scanning dan jebakan-jebakan aktivitas. Antivirus juga mempunyai senarai kapabilitas pengaksesan yang membatasi kemampuan virus memasuki sistem dan membatasi kemampuan virus memodifikasi file untuk menginfeksi file. Pertempuran antara penulis virus dan pembuat antivirus masih berlanjut. Walau beragam strategi lebih lengkap telah dibuat untuk menanggulangi virus, penulis virus pun masih berlanjut menulis virus yang dapat melewati barikade-barikade yang dibuat penulis antivirus. Untuk pengaman sistem komputer, sebaiknya pengaksesandan pemakaian komputer diawasi dengan seksama sehingga tidak menjalankan program atau memakai disk yang belum terjamin kebersihannya dari infeksi virus. Pencegahan terbaik terhadap ancaman virus adalah mencegah virus memasuki sistem disaat yang pertama.
Ibarat pencuri dan pemilik rumah, secanggih apapun pemilik rumah berusaha untuk membentengi rumahnya denga sistem keamanan yang ada. akan tetapi, tetap saja pencuri lebih cerdik dan mampu membobol sistem keamanan tersebut. Begitupula dengan pertarungan antara anti virus dengan virus, tampaknya tidak akan mampu mengatasi berbagai jenis virus dengan satu anti virus. Ditambah lagi adanya motif bisnis yang melatar belakangi perkembangan anti virus dan virus itu sendiri.

 Saat ini sejumlah perusahaan software telah membuat berbagai varian anti virus gratis yang  kita kenal dengan anti virus lokal dengan limpor. sebagai contoh untuk anti virus lokal ada beberapa varian yakni PC MAV, SMADAV, ANSAV, dll. Sedangkan, anti virus impor biasanya diwakili oleh KASPERSKY, AVG, NORTON, ANTIVIR, dll. Namun namanya jugagratis hasilnya pun kurang memuaskan beberapa fitur2 penting tidak dapat digunakan dengan maksimal, sehingga kalau kita mau mengoptimalkan fitur-fitur yang ada kita harus merogoh kocek yang lumayan untuk memperoleh lisensinya.

Fungsi anti virus
Antivirus perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi virus berbahaya dan spyware pada sistem komputer. Hacker sering menanamkan virus pada situs-situs populer untuk menulari komputer dari siapapun bahwa kunjungan situs Web mereka. Anda harus mencari yang sesuai jenis perangkat lunak antivirus untuk menghentikan mereka dari invading tanpa sistem komputer Anda. Dengan perangkat lunak antivirus, virus dan spyware akan dihapus dari sistem komputer Anda terinfeksi untuk melindungi data penting. Kebanyakan perangkat lunak antivirus program dapat berguna mengidentifikasi umum jarang malware dan aplikasi yang tanpa disadari telah terinstal pada sistem komputer.




Fitur-fitur  anti virus
Perangkat lunak antivirus memiliki kemampuan mencari seluruh file pada sistem komputer. Alih-alih hanya melihat bagian kecil dari sebuah komputer yang ada file, perangkat lunak antivirus dengan teliti menganalisa itu. Hal ini mencegah virus, spyware, dan malware dari bersembunyi di komputer Anda mengkompromikan sistem dan data yang tersimpan di dalamnya. Di-scan akses adalah fitur lain yang berguna di berbagai perangkat lunak antivirus. Perlindungan real-time yang akan memberitahu Anda tentang segala aktivitas yang luar biasa file dapat menunjukkan sistem komputer Anda sudah terinfeksi. Virus removal fitur tersebut juga disertakan dalam perangkat lunak antivirus membawa mereka ke luar sistem komputer Anda saat ini. Dengan sering update virus database, perangkat lunak antivirus Anda akan secara efektif melacak ancaman terbaru yang dapat membahayakan sistem komputer Anda.

Apakah yang dimaksud dengan perlindungan antivirus? .
Antivirus perlindungan merujuk kepada tingkat keamanan dan keselamatan terhadap serangan virus yang ditawarkan oleh sebuah program anti virus atau perangkat lunak paket. An antivirus program perlindungan secures PC dari serangan virus berbahaya, Trojans dan cacing dan thwarts lainnya berbasis Internet ancaman sementara user yang online. Perlindungan antivirus program dapat dibeli dari merek, nama baik atau vendor dapat didownload sebagai freeware atau shareware.
Secures PC Perlindungan
J kuat perlindungan antivirus program defends dan melindungi PC dari serangan virus, dan ancaman infeksi dan umumnya secures PC keseluruhan keamanan dan performa.
Pemindaian Alerts
Kebanyakan perangkat lunak antivirus perlindungan terus berjalan di latar belakang. Perangkat lunak ini juga peringatan tentang pengguna berkala memindai atau scan terjadwal preprogrammed diperlukan untuk melindungi PC dari virus dan perangkat lunak berbahaya.
Online Secures pursuits
Perlindungan perangkat lunak antivirus memindai lampiran email, Website, belanja online portal dan akan mengamankan pengiriman online Web browsing dan pengalaman pengguna.
Up-to-Date Perlindungan
Regular pembaruan antivirus database, modul dan program virus definisi mengurangi kemungkinan baru atau lainnya muncul virus menjangkiti PC Anda dan pastikan up-to-date perlindungan.

Perlindungan atas Program Antivirus

Atas perlindungan antivirus program yang ditawarkan oleh Trend Micro, McAfee, Computer Associates, Zone Alarm, Norton dan Kaspersky Labs.